Sabtu, 24 Januari 2009

Hindari Berpakaian Ketat Saat Tidur

Pakaian tidur atau piyama hampir selalu berpotongan longgar. Hal itu memang sengaja untuk kenyamanan tidur kita. Tetapi ada alasan yang lebih ilmiah dikemukakan Dr. Maruyama dari Sapparo, Jepang. Bahkan menurutnya selagi tidur sebaiknya tidak menggunakan pakaian dalam yang biasanya ketat di badan.

Katanya, pakaian yang menekan perut atau dada, bisa menekan saraf sehingga akan memengaruhi fungsi organ yang bersangkutan. Berdasarkan eksperimen, hal itu dapat menimbulkan berbagai kelainan, seperti diare, sembelit, pusing dan gatal. Dr. Bunkichi dari Tokyo, Jepang, juga mendukung pendapat Dr. Maruyama.

Katanya, wanita yang memakai celana dalam/BH selagi tidur, apalagi secara ketat, dapat mengalami alergi saluran pernapasan, serta mengganggu kegiatan seharian. Penderita penyakit itu kian meningkat. Misalnya, jumlah penderita alergi saluran pernapasan tahun 1991 lebih banyak dari 1990. Peningkatan ini akibat pakaian dalam yang semakin ketat.

Para konsumen semakin banyak yang meminta pakaian dalam ketat terdorong oleh keinginan mereka untuk menampakkan melangsingkan tubuh. Sebagaimana diketahui, wanita yang ingin kurus lebih banyak daripada yang ingin gemuk. Ini otomatis memancing produsen untuk lebih banyak memproduksi pakaian dalam yang ketat.

Memang menurut ahli kosmetik, besarnya payudara/panggul, misalnya, dapat ditekan hingga 25% dengan pakaian dalam yang ketat. Padahal itu hanya bersifat semu. Jadi sebenarnya tidak berpengaruh terhadap kelangsingan tubuh. Malah jika tidak dinetralisir, dapat merusak garis-garis pada kulit.

Semua itu hanya propaganda produsen yang berorientasi keuntungan besar dengan memanfaatkan konsumen yang ingin berpenampilan sesuai dengan mode yang sedang ngetrend. Sebenarnya banyak ahli kedokteran yang menyarankan, agar wanita seharian tidak memakai pakaian dalam. Tapi karena tidak mungkin, apalagi menurut sebagian ahli kosmetik hal ini dapat meloyokan payudara/panggul.

Terlepas dari eksperimen itu, oleh sebagian ahli dokteran, konsep itu memang rasional. Logikanya ketika Anda menolong teman yang baru saja tenggelam, tentu pertolongan awal yang diberikan ialah membuka segala yang menjerat tubuh, termasuk pakaian dalam. Ini dimaksudkan untuk memberikan keleluasaan terhadap sistem pernapasan.

Sebenarnya dengan melepaskan pakaian dalam menjelang tidur, kita akan memperoleh keuntungan, yaitu :

1. Sirkulasi darah, termasuk di sekitar pakaian dalam, akan lebih baik, lebih lancar dan lebih sempurna.

2. Elastisitas tubuh akan lebih lentur, hingga dapat membuat tidur lebih tenang atau lebih nyenyak.

3. Kehangatan tubuh lebih alami. Kini timbul kesan, dengan pakaian dalam,kehangatan tubuh akan meningkat. Ini salah. Justru tanpa pakaian dalam, tubuh akan lebih mudah dihangatkan.

4. Kehalusan kulit akan lebih baik, meskipun dalam kapasitas sangat kecil (baru dapat dirasakan beberapa bulan kemudian). Ini karena kulit memperoleh oksigen yang lebih banyak/lebih lancar. Bagi mereka yang kurang pandai/terampil menjaga kesehatan, melepaskan pakaian dalam menjelang tidur, lebih ditekankan.

Soalnya untuk daerah tropis, seperti di Indonesia, pakaian dalam dapat dengan mudah merangsang keringat membasahi tubuh. Sedangkan jika tidak diseka menjelang tidur akan memberi kesempatan pada mikroorganisme untuk beraksi pada kulit, yang berarti dapat menimbulkan kelainan pada kulit, seperti kudis.


Jadi buat kamu para cewek2 yang mau tidur, diatas ini terdapat artikel berupa tips yang dapat kamu lakukan, tapi bukan b'arti gak berpakaian yaaa, ini cuma cara agar kamu lebih menghargai kesehatan dari pada sekedar berpenampilan menarik. ok

Selamat mencoba ya........!!!!!!

Semoga hidup kamu jadi dapat lebih sehat...?????




Sabtu, 17 Januari 2009

Cerita pengalaman boleh kan!!!!!!!!!

Hai blog qu', boleh cerita gak????????????


Pengalaman ini mungkin akan bikin aku agak malu, karena ceritanya tentang ketakutan seseorang akan memilih sesuatu yang sudah takut sebelum menjalankannya ( aneh ya...)

Aku poenya cerita nich tentang pengalaman aku yang bingung banget pada saat memilih mata kuliah pilihan, disemester 4 yang lalu aku mendapat 1 mata kuliah yang harus aku pilih diantara 2 mata kuliah, dimana terdapat 1 mata kuliah yang kata sebagian kakak kelas, dosennya asyik n pelajarannya asyik juga, Awalanya sih aku gak percaya karena yang namanya Pemrograman pasti Susaaaaaaah Bangeeeeeeee...tttt
Tapi melalui posting beberapa teman aku yang terkumpul 9 orang yang diberi nama "GANK RIBOET" Sepakat bahwa mata kuliah yang akan diambil itu Mata Kuliah Pemrograman Website, awalnya sih aku berfikiran klo mata kuliah yang akan kuambil ini agak susah n bahkan aku berfikiran klo aku g bakal bisa,karena dari namanya aja udah program, pasti susah kan????? (Tapi program yang ini kok beda ya....) Dihari pertama aku menjalani mata kuliah ini, aku ngerasa biasa aja sekaligus takut abis, (gak tau kenapa aku tu takut banget) Dihari ke-2 kami masih belajar didalam kelas karena masih dalam keadaan bulan puasa n baru masuk kuliah, biasanya praktek di dalam lab dilakukan setelah 2 minggu kuliah, di minggu ke-3, kami pun masuk ke dalam ruang lab yang ramai karena dipenuhi oleh 3 kelas yang digabung jadi 1 ruangan (situasi ini sama seperti kejadian waktu 2 kali pertemuan didalam kelas yang super ribut, ya namanya juga kelasnya kecil, alhasil ributnya itu, jadi sangat2 ribuuuuuuuuuutttt banget) karena dengar kabar klo dosen yang mengajar mata kuliah ini cuma dapat hadir di hari sabtu, (ini penilaian pertama aku tentang hari2 pertama aku kuliah mata kuliah ini )
ceritanya berlanjut yaaa,,,, mau mandi dulu

hai....
boleh nyambung lagi kan ceritanya.......
Hari ini aku poenya cerita lagi, dihari ke_4 dan seterusnya aku tu merasa nyaman banget dengan MK ini, semakin hari aku mempelajarinya kok makin seru ya....
tapi agak ada kesulitan juga sih, karena di MK ini programnya beda banget dengan program-program dimata kuliah sebelumnya (alias lumayan ribet.... tapi nyenengin).
g nyesel juga klo emank pilihan yang bagus itu kita ikutin.

Dengan adanya blog ini ada serunya juga sih, aku jadi bisa cerita apa aja yang aku mau n aku juga bisa isi hal2 yang menurut aku penting buat aku ketahui.....
(kok cerita hari ini dikit banget yaa...., ya udalah lagi g connect nich, ntar disambung lagi aja deh, padahal tadi aku tu mau cerita banyak)....
udahan yaa....

inti dari cerita ini pokoknya nyenengi...............iiiiin banget.....
thanx ya ma teman2 n dosen mata kuliah ini, aku jadi banyak tau tentang dunia luar, tanpa harus menjelajahi, karena butuh biaya banyak juga donk pastinya.





Selasa, 13 Januari 2009

Sepanjang Waktu Ku Memerlukanmu


Cerita ini mirip banget dengan yang hampir ku alami saat ini, moga aja jadi pengalaman tambahan buat kita semua yaa.....

Sayang.................

Ada saat di mana mencari seseorang untuk dicintai ada di akhir daftarku. Berjalan sunyi sendiri di pantai lebih menarik bagiku dibanding dirangkul dalam kehangatan cinta. Terlalu banyak hal yang kompleks dalam hubungan. Aku tak butuh peduli dengan seseorang kecuali pada diriku sendiri (kedengarannya sangat egois ya.....)

Sekarang aku merasa sangat bodoh. Aku tak mengerti apa yang dapat membuatku berpikir bahwa aku dapat bertahan tanpa bantuan orang lain. Aku tidak melihat pentingnya sebuah hubungan. Bukankah kehadiran seseorang dapat digantikan oleh hal-hal positif yang dapat memberikan kebahagiaan sesaat buat kita?

Aku merasakan kesendirian yang tak tergambarkan. Aku hanya bisa menyangkal bahwa aku memerlukan seseorang. Kerja dan prestasi tak dapat memuaskan kekosongan, bahkan karena egoku aku takkan mencarimu.

Aku masih tidak mengetahui apa yang kamu lihat dariku. Aku pikir aku membodohi semua orang bahwa aku tak membutuhkan siapa-siapa. Kenyataannya, aku membutuhkanmu sepanjang hidupku. Kamu melengkapi hidupku dan mengisi kekosongan hatiku.

Aku mencintaimu setiap hari, sekarang dan selamanya

Adab Pada Hari Jumat Sesuai Sunnah Nabi

Hai, buat kamu para pria....
dibawah ini terdapat beberapa adab pada hari Jum'at sesuai Sunnah Nabi, mudah2_an jika kamu dapat menjalankannya dengan benar sholat jum'at kamu diterima yaa....
n dapat pahala juga loch !!!!!!!!!!
Thank you deeeh......
(tapi klo ada yang buka blog ini sih, klo g ada, gmn mau dibaca (-; )
yo'i gaaaaaaaaaaaaaaaak....

Hari Jumat adalah hari yang mulia, dan kaum muslimin di seluruh penjuru dunia memuliakannya. Keutamaan yang besar tersebut menuntut umat Islam untuk mempelajari petunjuk Rasulullah dan sahabatnya, bagaimana seharusnya msenyambut hari tersebut agar amal kita tidak sia-sia dan mendapatkan pahala dari Allah ta’ala. Berikut ini beberapa adab yang harus diperhatikan bagi setiap muslim yang ingin menghidupkan syariat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari Jumat.

1. Memperbanyak Sholawat Nabi

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata: ‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.” (Shohih. HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i)

2. Mandi Jumat

Mandi pada hari Jumat wajib hukumnya bagi setiap muslim yang balig berdasarkan hadits Abu Sa’id Al Khudri, di mana Rasulullah bersabda yang artinya, “Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang yang baligh.” (HR. Bukhori dan Muslim). Mandi Jumat ini diwajibkan bagi setiap muslim pria yang telah baligh, tetapi tidak wajib bagi anak-anak, wanita, orang sakit dan musafir. Sedangkan waktunya adalah sebelum berangkat sholat Jumat. Adapun tata cara mandi Jumat ini seperti halnya mandi janabah biasa. Rasulullah bersabda yang artinya, “Barang siapa mandi Jumat seperti mandi janabah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Menggunakan Minyak Wangi

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Barang siapa mandi pada hari Jumat dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi kemudian berangkat ke masjid dan tidak memisahkan antara dua orang, lalu sholat sesuai yang ditentukan baginya dan ketika imam memulai khotbah, ia diam dan mendengarkannya maka akan diampuni dosanya mulai Jumat ini sampai Jumat berikutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Bersegera Untuk Berangkat ke Masjid

Anas bin Malik berkata, “Kami berpagi-pagi menuju sholat Jumat dan tidur siang setelah sholat Jumat.” (HR. Bukhari). Al Hafidz Ibnu Hajar berkata, “Makna hadits ini yaitu para sahabat memulai sholat Jumat pada awal waktu sebelum mereka tidur siang, berbeda dengan kebiasaan mereka pada sholat zuhur ketika panas, sesungguhnya para sahabat tidur terlebih dahulu, kemudian sholat ketika matahari telah rendah panasnya.” (Lihat Fathul Bari II/388)

5. Sholat Sunnah Ketika Menunggu Imam atau Khatib

Abu Huroiroh radhiallahu ‘anhu menuturkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa mandi kemudian datang untuk sholat Jumat, lalu ia sholat semampunya dan dia diam mendengarkan khotbah hingga selesai, kemudian sholat bersama imam maka akan diampuni dosanya mulai jum’at ini sampai jum’at berikutnya ditambah tiga hari.” (HR. Muslim)

6. Tidak Duduk dengan Memeluk Lutut Ketika Khatib Berkhotbah

“Sahl bin Mu’ad bin Anas mengatakan bahwa Rasulullah melarang Al Habwah (duduk sambil memegang lutut) pada saat sholat Jumat ketika imam sedang berkhotbah.” (Hasan. HR. Abu Dawud, Tirmidzi)

7. Sholat Sunnah Setelah Sholat Jumat

Rasulullah bersabda yang artinya, “Apabila kalian telah selesai mengerjakan sholat Jumat, maka sholatlah empat rakaat.” Amr menambahkan dalam riwayatnya dari jalan Ibnu Idris, bahwa Suhail berkata, “Apabila engkau tergesa-gesa karena sesuatu, maka sholatlah dua rakaat di masjid dan dua rakaat apabila engkau pulang.” (HR. Muslim, Tirmidzi)

8. Membaca Surat Al Kahfi

Nabi bersabda yang artinya, “Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat maka Allah akan meneranginya di antara dua Jumat.” (HR. Imam Hakim dalam Mustadrok, dan beliau menshahihkannya)

Sabtu, 10 Januari 2009

Bersedekah, adalah tanda kepedulian seorang saudara kepada saudaranya yang lainnya (terutama yang membutuhkan).
Dalam suatu hadits dinyatakan, bahwa barang siapa yang bersedekah satu buah kurma, maka pada hari kiamat ia akan menjumpai pahalanya di dalam timbangan seperti gunung.

Dikatakan, bahwa di dalam sedekah terdapat tujuh (7) hal keutamaan :
1. Sedekah dapat membebaskan diri anda dari balak/kesialan.
Rasulullah SAW bersabda : "Sungguh sedekah dapat menolak tujuh puluh pintu balak".

2. Sedekah adalah tabib (dokter) anda.
Sabda Nabi SAW :"Obatilah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah".

3.Sedekah dapat menjadi penjaga bagi anda.
Sabda Nabi SAW : "Bentengilah harta kamu dengan sedekah".

4. Sedekah dapat memadamkan kemurkaan ALLAH SWT.
Sabda Rasulullah SAW :"Sedekah itu memadamkan murka ALLAH SWT".

5. Sedekah sebagai perekat kasih sayang.
Sabda Nabi SAW : "Sedekah itu sebagai hadiah, hendaklah kalian saling memberi hadiah, niscaya kalian akan saling mencintai".

6. Sedekah dapat melunakkan hati.
Sabda Rasulullah SAW :"Barang siapa yang menemukan kekerasan di dalam hatinya, maka hendaklah ia bersedekah".

7. Sedekah dapat menambah umur.
Sabda Rasulullah SAW : "Sedekah itu bisa menolak bala' dan menambah umur".

Semoga kita dapat mengamalkan perintah Allah SWT.....Amin!





Menurut hadis Rasulullah saw, hati itu terdapat 4 macam:
1. Hati yang tidak berselaput, di dalamnya terdapat pelita yang menerangi. Ini hati orang mukmin.
2. Hati yang hitam tak tentu tempatnya. Ini hati orang kafir.
3. Hati yang terbelenggu diatas kulitnya. Ini hati orang munafik.
4. Hati yang mendatar, padanya terdapat iman dan nifaq (kemunafikan). Perumpamaan iman yang meliputinya seperti batang tumbuhan yang disirami air tawar. Sedangkan perumpamaan nifaq seperti setumpuk kudis yang diselaputi nanah dan darah busuk. Maka yang mana di antara keduanya berkuasa, kesitulah hati tertarik.


Hati yang ke-4 inilah yang terdapat pada kebanyakan kita. Amal akan bercampur aduk sehingga keburukan lebih banyak daripada kebaikannya. Amal ditambah setiap hari tetapi yang buruknya tidak ditinggal. Kita solat cukup setiap hari, mengaji Quran, memberi peringatan tetapi masih mengumpat, mengata dan menipu. Akhirnya, jadilah seperti gambar di atas, bercampur aduk antara hitam dan putih. Macam mana hendak buang yang hitam tu? Kita tengok hadis Rasulullah saw di bawah:

"Barangsiapa melakukan dosa, maka akan tumbuh dalam hatinya setitik hitam. Jika ia bertobat, maka terkikislah titik hitam itu dari hatinya. Jika ia tidak bertobat, maka menyebarlah titik hitam itu sehingga seluruh hatinya menjadi hitam."~


APAKAH kita pernah mengalami perasaan malas beribadah? Terasa berat untuk tilawah atau ada kenikmatan ketika membaca al-Quran atau solat?

Atau mungkin berasa susah bangun malam untuk qiyamulail, padahal jam dikunci untuk mengejutkan kita atau telefon bimbit sudah dipasang tetapi ketika berdering, tetap terlelap dalam tidur.


Apa yang kedengaran hanya seperti dalam mimpi dan akhirnya jam dan telefon bimbit mati sendiri atau bangun dengan setengah sedar. Selepas itu, tarik selimut dan tidur lagi. Padahal, biasanya dengan mudah boleh bangun.

Jadi, apa yang sudah terjadi dengan diri kita? Atau mungkin kita pernah merasakan mulut ini terasa berat ketika melantunkan ayat-ayat al-Quran atau mengucapkan salam kepada saudara kita. Atau mungkin kita secara sengaja memlambatkan waktu menunaikan solat?

Terkadang hati rasa meluat dengan rakan kerana hal yang kecil atau prasangka buruk. Terkadang kita melalui hari yang kita isytiharkan hari malang atau tidak ada ‘mood’. Makin malang, kita dengan sengaja melanggar perintah Allah.

Jika hal itu terjadi pada kita, segeralah muhasabah diri. Ada apa dengan diri kita? Keadaan seperti ini jangan dibiarkan begitu saja. Lama-kelamaan ia akan terbiasa.

Seperti halnya penyakit, jika ada gejala, segera berjumpa doktor dan makan ubat agar cepat sembuh.

Begitu pula dengan rukhiyah kita. Kalau sudah ada gejala penurunan anjakan ruhiyah, segeralah kita muhasabah diri. Bagaimana hubungan kita dengan Allah dan apa yang sudah kita lakukan?

Jangan-jangan kita banyak mengerjakan maksiat hingga menghalang amalan kita. Mungkin kita tidak boleh menjaga daripada melakukan perkara yang makruh, bahkan diharamkan Allah sehingga menghalangi organ tubuh kita untuk beribadah kepada-Nya. Misalnya, kita menggunakan mata untuk menonton drama atau film yang melalaikan meskipun cuma satu atau dua jam.

Mungkin mata kita tidak dijaga daripada melihat perkara yang tidak berguna, bahkan mengandungi maksiat. Akhirnya Allah pun tidak menjaga mata kita untuk beribadah pada-Nya. Lalu, mata kita malas untuk bangunkan kita solat malam. Mata kita rasa berat untuk beribadah, rasa berat untuk membaca buku tazkirah hati, rasa berat untuk melihat e-mel yang memberi nasihat.

Selain mata, telinga juga perlu kita jaga. Boleh jadi kita susah bangun malam untuk bertaqarub kepada Allah S.W.T kerana kita tidak menjaga telinga kita. Telinga kita gunakan untuk mendengar gosip atau muzik melalaikan, bahkan terkadang boleh terngiang-ngiang dalam memori kita kerana seharian yang didengari adalah muzik.

Akhirnya, pada waktu malam, telinga kita tidak mampu mendengar deringan jam loceng bahkan suara azan. Telinga kita rasa berat untuk mendengar tazkirah dan telinga kita bosan mendengar nasihat.

Selain itu, mulut penting untuk dijaga kerana ia banyak menjerumuskan manusia terutama wanita ke neraka. Mulut boleh menjadi sarana ghibah, fitnah dan caci maki.

Mulut tidak dapat kita kawal. Macam air saja mengatai perilaku kawan-kawan. Kita tidak kenal pun dengan si polan, tapi mulut kita seronok mengata mereka. Mulut kita juga berat nak berzikir. Kenapa ini terjadi?

Begitu juga hati. Ini adalah bahagian terpenting yang perlu dijaga. Hati ibarat pemimpin manakala organ tubuh yang lain adalah komando. Hati boleh sakit, buta, bahkan mati jika semakin banyak berbuat maksiat.

Hati ibarat cermin. Semakin banyak membuat maksiat, maka semakin banyak noda titik hitam di cermin itu. Atau mungkin tidak ada lagi titik hitam tapi sudah jelaga hitam yang susah dibersihkan.

Begitu pula dengan diri kita, semakin banyak kita berbuat maksiat dan tidak bertaubat, kita semakin terbiasa dengan kemaksiatan itu.

Salah satu yang menyebabkan kematian hati adalah banyak bercanda atau bergurau senda. Kita boleh bercanda gurau untuk menceriakan suasana atau menciptakan suasana ukhuwah.

Tapi hendaklah memperhatikan adabnya. Perhatikan dengan siapa juga dan tidak berlebihan, apalagi adanya lelaki dan perempuan dalam satu majlis.

Tengoklah diri kita. Muhasabahlah diri kita. Jika selama ini kita belum menjaga mata, mulut, telinga, hati dan organ tubuh kita yang lain daripada kemaksiatan, segeralah kita bertaubat dan istighfar diri.

Tidak ada kata terlambat untuk kebaikan. Seharusnya kita sayang jika tidak boleh tadarus al-Quran meskipun hanya terlepas satu hari.

Kita berasa sayang jika tidak ada nikmat beribadah. Jika masih berasa sayang, jagalah diri kita dan Allah akan menjaga kita agar sentiasa dekat dengan-Nya.




Fenomena ini berlaku di Uzbekistan.Dalam video ini,kita akan dapat melihat awan yang berbentuk MATA DAN KENING..seolah-olah mata itu melihat dari langit

Seperti kejadian di Medan yaaa,,, Yang pada saat Sekumpulan awan membentuk Tulisan Allah.

Ini merupakan keajaiban dari Allah yang sedang menunjukkan kekuasaannya kepada seluruh umat manusia yang yang tidak ada apa2_a, kecuali hambanya mau bertawakal terhadap Sang Pencipta.

KEUTAMAAN SEDEKAH


Diceritakan, ketika Nabi Ayub AS sedang mandi tiba-tiba Allah SWT mendatangkan seekor belalang emas dan hinggap di lengannya. Baginda menepis-nepis lengan bajunya agar belalang jatuh. Lantas Allah SWT berfirman, ''Bukankah Aku lakukan begitu supaya kamu menjadi lebih kaya?'' Nabi Ayub AS menjawab, ''Ya benar, wahai Sang Pencipta! Demi keagungan-Mu apalah makna kekayaan tanpa keberkahan-Mu.''

Kisah di atas menegaskan betapa pentingnya keberkahan dalam rezeki yang dikurniakan oleh Allah SWT. Kekayaan tidak akan membawa arti tanpa ada keberkahan. Dengan adanya keberkahan, harta dan rezeki yang sedikit akan bisa terasakan mencukupi. Sebaliknya, tanpa keberkahan rezeki yang meskipun banyak akan terasakan sempit dan menyusahkan.

Agar rezeki yang Allah SWT berikan kepada kita menjadi berkah, Rasulullah SAW menganjurkan kepada umatnya untuk memperbanyak sedekah. Kata Rasulullah SAW, ''Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah.'' Dalam hadis lain, Rasulullah SAW menjelaskan, ''Setiap awal pagi, semasa terbit matahari, ada dua malaikat menyeru kepada manusia di bumi. Yang satu menyeru, 'Ya Tuhanku, karuniakanlah?ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya kerena Allah'. Yang satu lagi menyeru, 'Musnahkanlah orang yang menahan hartanya'.''

Sedekah walaupun kecil tetapi amat berharga di sisi Allah SWT. Orang yang bakhil dan kikir dengan tidak menyedekahkan sebagian hartanya akan merugi di dunia dan akhirat karena tidak ada keberkahan. Jadi, sejatinya orang yang bersedekah adalah untuk kepentingan dirinya. Sebab, menginfakkan (belanjakan) harta akan memperoleh berkah, dan sebaliknya menahannya adalah celaka.

Sedekah memiliki beberapa keutamaan bagi orang yang mengamalkannya. Pertama, mengundang datangnya rezeki. Allah SWT berfirman dalam salah satu ayat Alquran bahwa Dia akan membalas setiap kebaikan hamba-hamba-Nya dengan 10 kebaikan. Bahkan, di ayat yang lain dinyatakan 700 kebaikan. Khalifah Ali bin Abi Thalib menyatakan, ''Pancinglah rezeki dengan sedekah.'' Kedua, sedekah dapat menolak bala. Rasulullah SAW bersabda, ''Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala tidak pernah bisa mendahului sedekah.''

Ketiga, sedekah dapat menyembuhkan penyakit. Rasulullah SAW menganjurkan, ''Obatilah penyakitmu dengan sedekah.'' Keempat, sedekah dapat menunda kematian dan memperpanjang umur. Kata Rasulullah SAW, ''Perbanyaklah sedekah. Sebab, sedekah bisa memanjangkan umur.''

Mengapa semua itu bisa terjadi? Sebab, Allah SWT mencintai orang-orang yang bersedekah. Kalau Allah SWT sudah mencintai seorang hambanya, maka tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan, tidak ada permintaan dan doa yang Allah tidak kabulkan, serta tidak ada dosa yang Allah tidak ampuni, dan hamba tersebut akan meninggal dunia dalam keadaan husnul khatimah (baik).

Kekuatan dan kekuasaan Allah jauh lebih besar dari persoalan yang dihadapi manusia. Lalu, kalau manfaat sedekah begitu dahsyatnya, masihkah kita belum juga tergerak untuk mencintai sedekah? Wallahu a'lam bis-shawab.